Bag.4 – Tolong Dong Dok, Dijelaskan Lagi Tentang Lokasi Pengaruh Penuaan

Jadi begini, sepertinya yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, lokasi penuaan dapat dibagi menjadi 4 lokasi yaitu tulang, otot, lemak, dan kulit.

1. Tulang

Semakin bertambahnya usia kita, tulang pada tubuh kita akan mengalami degenerasi. Massa tulang kita akan berkurang dan bentuk tulang kita akan berubah yang seringkali terlihat pada tulang dahi dan pelipis menjadi cekung, tulang lingkar lubang mata menjadi lebih lebar, tulang rahang bawah berkurang bentuknya sehingga pipi tampak kendor dan melorot.

Lalu bagaimana solusinya? untuk jangka pendek kita dapat mengatasinya dengan mengisi bagian-bagian yang “kosong” dengan fat transfer, filler, dll. Sedangkan untuk solusi jangka panjangnya kita bisa mengubah gaya hidup kita menjadi lebih sehat yang pada akhirnya bisa mengurangi faktor-faktor yang mempercepat hilangnya massa tulang kita.

2. Otot

Ketika kita berbicara tentang otot, sebenarnya penyebab nomor 1 banyaknya kendor dan keriput pada wajah bukanlah sinar matahari, asap rokok, stress, dll. melainkan adalah pergerakan terus menerus pada wajah kita.

Ibarat sepatu, sepatu yang sering kita pakai dibandingkan dengan sepatu yang lebih sering kita simpan akan memiliki guratan yang lebih banyak pada permukaannya. Hal yang sama terjadi untuk area mata maupun mulut yang bergerak terus menerus, bahkan mencapai 20.000 kali pada wanita.

Pada kondisi normal dimana tarikan otot dan tegangan kulit masih seimbang, kontur wajah akan tampak dinamis dan sempurna. Namun seiring bertambahnya usia, tarikan otot akan tetap sama sedangkan tegangan kulit akan berkurang. Ketidak-seimbangan hubungan antara tarikan otot dan tegangan kulit ini akan mengakibatkan kerutan pada wajah kita.

Solusinya bagaimana? yang pertama kita bisa mengurangi kekuatan tarikan otot (merilekskan otot biasa dilakukan dengan perawatan botox) sehingga hubungan antara tarikan otot dan tegangan kulit menjadi seimbang. Kedua, kita bisa mengembalikan tegangan turgor kulit dengan berbagai macam perawatan. Solusi yang kedua ini akan kita bahas lebih lanjut pada bagian kulit.

3. Lemak

“Loh Dok, kok lemak sih? apa berarti orang yang gemuk tidak akan memiliki kerutan?” bukan, bukan itu yang dimaksud. Lemak yang dimaksud di sini adalah bantalan lemak pada wajah. Semakin bertambahnya usia, bantalan lemak pada wajah akan semakin menipis dan kosong sehingga akan memberikan  kesan wajah melorot.

Kita ibaratkan bantal kapuk, ketika bantal berisi penuh dengan kapuk maka permukaan bantal akan licin tanpa kerut. Sebaliknya, jika kapuk pada bantal tersebut hanya separuh maka permukaan bantal akan tampak kendor dan berkerut.

Solusi untuk lokasi penuaan ini adalah dengan melakukan filler untuk mengisi spot-spot yang kosong akibat berkurangnya bantalan lemak pada wajah.

4. Kulit

Berbicara tentang kulit banyak sekali proses aging yang terjadi di kulit kita. Mulai dari kerut, kusam, kendor, flek (hiperpigmentasi), jerawat batu (milia, skin tag) dan lain2.

Banyak artikel yang bilang dengan kata rejuve untuk mengatasi semua permasalahan penuaan tersebut. Padahal kata rejuve sifatnya terlalu luas dan umum. Jadi kalau kita hendak melakukan perawatan untuk mengurangi proses penuaan kulit pada wajah kita hendak nya mengetahui dulu apakah perawatan yang kita lakukan sudah tepat, jangan hanya kita ikut perawatan rejuve pasti bagus. Alangkah bagusnya kita klarifikasi dulu yang dimaksud rejuve itu untuk permasalahan apa, apakah cocok tidak dengan permasalahan yang kita alami karena beda permasalahan tentunya beda perawatan.

Leave a Reply